Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Menikah?

Dokumen Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Menikah?
Sebelum mendaftar di KUA untuk menikah, diperlukan mempersiapkan aneka dokumen. Agar tidak bolak-balik, inilah dokumen yang harus disiapkan untuk menikah.

Syarat menikah secara resmi adalah mendaftarkan pernikahan di KUA. Untuk mendaftarkannya, diperlukan aneka dokumen yang harus kamu siapkan.

Disusun Rekanan Wedding, inilah dokumen untuk dibawa ke KUA Kecamatan sebagai syarat pernikahan.
  1. Surat keterangan untuk nikah (model N1).
  2. Surat keterangan asal-usul (model N2).
  3.  Surat persetujuan mempelai (model N3).
  4. Surat keterangan tentang orang tua (model N4).
  5. Surat pemberitahuan kehendak nikah (model N7). Apabila calon pengantin berhalangan, pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya.
  6. Bukti imunisasi TT1 calon pengantin wanita, kartu imunisasi, dan imunisasi TT II dari puskesmas setempat.
  7. Membayar biaya pencatatan nikah sebesar Rp 30.000.
  8. Surat izin pengadilan jika tidak ada izin dari orangtua/wali.
  9. Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum berumur 10 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun.
  10. Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing.
  11. Surat izin pengadilan bagi suami yang ingin beristri lebih dari 1 orang.
  12. Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/buku pendaftaran cerai bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989.
  13. Surat keterangan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi janda/duda yang akan menikah.

Setelah melengkapi semua dokumen tersebut. Kamu bisa lanjut melakukan proses surat nikah ke KUA. Jangan lupa membawa data diri dan dokumen di bawah ini. Prosedur bagi calon suami:
  1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapat Isian Blangko N1, N2, N3, dan N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan Surat Pengantar/Rekomendasi Nikah (jika calon istri beralamat lain daerah/kecamatan).
  3. Jika calon istri satu daerah/kecamatan, berkas calon suami diserahkan ke pihak calon istri.

Lampiran:
  1. Fotokopi KTP.
  2. Akte Kelahiran dan C1 (Kartu KK).
  3. Pas foto ukuran 3 x 4 dua lembar, jika calon istri luar daerah atau pas foto ukuran 3 x 4 lima lembar jika calon istri satu daerah atau kecamatan.

Prosedur bagi calon istri:
  1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapat isian Blangko N1, N2, N3, dan N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan Nikah dan pemeriksaan administrasi (bersama wali dan calon suami).
  3. Calon suami dan calon istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan penasihatan perkawinan dari BP4.

Lampiran:
  1. Fotokopi KTP.
  2. Akta kelahiran dan C1 (Kartu KK) calon pengantin.
  3. Fotokopi Kartu Imunisasi TT.
  4. Pas foto latar biru ukuran 2 x 3 masing-masing calon pengantin sebanyak 5 lembar.
  5. Akta cerai dari PA bagi janda/duda cerai.
  6. Dispensasi PA jika usia kurang dari 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki.
  7. Izin atasan bagi anggota TNI/POLRI.
  8. Surat keterangan kematian ayah jika sudah meninggal.
  9. Surat keterangan wali jika wali tidak sealamat dari kelurahan setempat.
  10. Dispensasi camat bila kurang dari 10 hari.
  11. N5 (surat izin orangtua) bila usia calon pengantin kurang dari 21 tahun.
  12. N6 (surat kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia.

Nah, itulah syarat lengkap beserta dokumennya yang harus disiapkan saat mengurus pernikahan di KUA. Jangan sampai ada yang ketinggalan, ya!